Nusa Tenggara Timur


Ibu Kota Propinsi : Kupang.

Batas Wilayah :

Timur : Republik Demokratik Timor Leste.

Barat : Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Utara : Laut Flores.

Selatan : Samudera Hindia.

Letak Geografis : 7o46’36.34” - 11o00’32.55” Lintang Selatan dan 118o55’20.79” - 125o08’22.34” Bujur Timur.

Luas Wilayah : 4.734.990 Ha.

Populasi : 4.899.260 jiwa (2012).

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) : Rp13,25 triliun (2011), Rp13,97 triliun (2013).

PDRB per Kapita : Rp7,24 juta (2012), Rp8,17 juta (2013)*.

Ekspor : US$21,24 juta (2013), US$20,79 juta (2014)**

Impor : US$27,05 juta (2013), US$31,91 juta (2014)**


*) Katalog PDRB Kabupaten/Kota di Indonesia 2009 – 2013, Badan Pusat Statistik. Tidak termasuk minyak bumi dan gas.

**) Katalog Statistik Ekspor-Impor Nusa Tenggara Timur 2014, BPS Provinsi NTT.

Infrastruktur :

Bandara: Bandara Eltari, Bandara Frans Sales Lega, Bandara Gewayantana, Bandara Haliwen, Bandara H.H. Aeroboesman, Bandara Komodo, Bandara Lekunik, Bandara Mali, Bandara Soa, Bandara Tambolaka, Bandara Tardamu, Bandara Umbu Mehang Kunda, Bandara Wai Oti, dan Bandara Wonopito.

Jalan Raya: Jalan Negara (1.406,68 km), jalan Provinsi (2.718,89 km), jalan Kabupaten/Kota (15.896,57 km).

Pelabuhan: Pelabuhan Atapupu, Pelabuhan Baranusa, Pelabuhan Ende, Pelabuhan Labuan Bajo, Pelabuhan Larantuka, Pelabuhan Maumere, Pelabuhan Raa-Rote, Pelabuhan Reo, Pelabuhan Tenau-Kupang, Pelabuhan Waikelo, dan Pelabuhan Waingapu.

Kawasan Industri: N/A

Transportasi Darat: N/A

Transportasi Kota: N/A

Jaringan Komunikasi (Serat Optik & Akses Data) :

Mataram Kupang Cable System (MKCS) adalah kabel komunikasi sepanjang 1.851 km yang membentang menghubungkan Mataram dan Kupang. Kabel ini membentang sepanjang 1041 km di laut dengan 6 titik stasiun yakni Mataram, Sumbawa Besar, Raba, Waingapu dan Kupang. Adapun sepanjang 810 km berada di darat dengan 15 titik stasiun yakni Mataram, Pringgbaya, Newmont, Taliwang, Sumbawa Besar, Ampang, Dompu, Raba, Labuhan Bajo, Ruteng, Bajawa, Ende, Maumere, Waingapu dan Kupang. Program ini berhasil dibangun dan merupakan suksesi dari program induk Palapa Ring yakni program peningkatan teknologi telekomunikasi dan percepatan pembangunan Kawasan Timur Indonesia.*

Kelistrikan :

Dalam rangka menjawab kebutuhan listrik nasional, pemerintah mencanangkan pembangunan dan pengembangan infrastruktur di bidang energi listrik melalui pengadaan pembangkit listrik sebesar 35 GW selama lima tahun ke depan (2015-2019). Total kebutuhan listrik di seluruh wilayah Nusa Tenggara adalah 0,70 GW dan pengadaan listrik sebesar 0,67 GW akan ditangani oleh pihak PLN. Adapun sisanya, 0,03 GW akan ditangani melalui Independent Power Producer (IPP). Investasi pada bidang ini tentu sangat menguntungkan mengingat biaya tenaga kerja yang kompetitif di Asia, kemitraan yang sukses antara investor dengan PLN lima tahun terakhir dan adanya dukungan Pemerintah Indonesia melalui Daftar Investasi Negara tahun 2014. Selain itu Indonesia juga didukung oleh berlimpahnya pasokan batubara, energi matahari, tenaga air dan sumber daya panas bumi.

Upah Minimum Regional : Rp1,01 juta (2013) , Rp1,15 juta (2014).

Jumlah Pencari Kerja : 11.150 jiwa (2012)


*) https://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_kabel_Mataram-Kupang..

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur memberikan dukungan yang luas bagi tumbuhnya investasi. Salah satu bentuk nyata dari dukungan tersebut adalah dibentuknya layanan terpadu dalam konsultasi, pendampingan di lapangan dan penerbitan ijin penanaman modal (untuk saat ini penanaman modal dalam negeri) sebagai bentuk insentif non fiskal yang sangat dibutuhkan oleh investor. Alamat dan nomor telepon kantor pelayanan terpadu tersebut adalah sebagai berikut:


Badan Koordinasi Penanaman Modal (Bkpm) Provinsi Nusa Tenggara Timur

Jl. Kejora No. 1, Kupang Tel: 0380-840072

Fax: 0380-835902

Email: inawambaku77@gmail.com

Cp: Christina

Kantor Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur

Jl.Raya El Tari No. 52, Kupang

Telp. 0380-824843

Faks. 0380-830814

Website: http://www.nttprov.go.id

Pertanian : Jagung, kedelai, kentang, nanas, pisang, ubi jalar, dan ubi kayu.

Perkebunan : Kakao, kopi, kelapa, cengkeh, jambu mete, jarak, kapuk, kemiri, lada, pala, pinang, tembakau, vanili.

Peternakan : Sapi, babi, domba, kambing, kerbau, dan kuda.

Jasa : Wisata alam, wisata budaya.

Perikanan : Perikanan tangkap, budidaya kolam, budidaya laut, budidaya sawah, budidaya tambak.