Kalimantan Timur


Ibu Kota Propinsi : Samarinda

Batas Wilayah :

Timur: Laut Sulawesi dan Selat Makasar.

Barat: Provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Negara Malaysia.

Utara: Provinsi Kalimantan Utara.

Selatan: Provinsi Kalimantan Selatan.

Letak Geografis : 113o 44 Bujur Timur dan 119o 00 Bujur Timur dan diantara 2o 33’ Lintang Utara dan 2o 25’ Lintang Selatan.

Luas Wilayah : 127.267,52 km2.

Populasi : 3.216.101 jiwa (2012), 3.300.517 jiwa (2013).

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) : Rp120,07 triliun (2012), Rp121,99 triliun (2013).

PDRB per Kapita : Rp72,31 juta (2012), Rp73,24 juta (2013)*.

Ekspor : US$233,79 juta (2012), US$31 juta (2013)**

Impor : US$8,14 juta (2012), US$9,51 juta (2013)**


*) Katalog PDRB Kabupaten/Kota di Indonesia 2009 – 2013, Badan Pusat Statistik. Tidak termasuk minyak bumi dan gas.

**) Tabel Neraca Perdagangan Luar Negeri Provinsi Kalimantan Timur 2003-2013, BPS Provinsi Kaltim.

Infrastruktur :

Bandara: Bandara Bontang, Bandara Datah Dawai, Bandara Kalimarau, Bandara Kota Bangun, Bandara Long Apari, Bandara Maratua, Bandara Melalan Melak, Bandara Muara Wahau, Bandara Paser, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Bandara Temindung dan Bandara Tanjung Bara / Sangata.

Jalan Raya: Jalan Nasional (1.539,70 km), jalan Provinsi (1.762,07 km)*.

Pelabuhan: Pelabuhan Balikpapan, Pelabuhan Khusus Bontang, Pelabuhan Khusus PT. Pupuk Kaltim Bontang, Pelabuhan Khusus Suaran Jetty, Pelabuhan LNG Badak, Pelabuhan Samarinda, Pelabuhan Samboja, Pelabuhan Sangkulirang, Pelabuhan Tanah Grogot, Pelabuhan Redep, Pelabuhan Tanjung Satan.

Kawasan Industri: Kalimantan Timur Industrial Estate Bontang, Kawasan Industri Kariangau.

Transportasi Darat: N/A

Transportasi Kota: N/A

Jaringan Komunikasi (Serat Optik & Akses Data) :

Terdapat target pembangunan 12 menara sekaligus Base Transceiver Station (BTS) di kawasan perbatasan Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, setelah sebelumnya 80 lebih BTS telah terpasang di wilayah perbatasan tersebut. Area blank spot pada wilayah ini mendekati nihil terutama setelah 20.000-30.000 kabel serat optik terpasang di wilayah Kalimantan.**

Kelistrikan

Total kebutuhan listrik di seluruh wilayah Kalimantan adalah 1,87 GW dan pengadaan listrik sebesar 0,92 GW akan dikelola oleh PLN. Sementara sisanya, 0,95 GW akan ditangani melalui Independent Power Producer (IPP). Pemenuhan kebutuhan listrik nasional ini merupakan bagian dari rencana pengembangan dan pembangunan infrastruktur di bidang energi listrik melalui pengadaan pembangkit listrik sebesar 35 GW selama lima tahun ke depan (2015-2019). Investasi pada bidang ini tentu sangat menguntungkan mengingat biaya tenaga kerja yang kompetitif di Asia, kemitraan yang sukses antara investor dengan PLN lima tahun terakhir dan adanya dukungan Pemerintah Indonesia melalui Daftar Investasi Negara tahun 2014. Selain itu Indonesia juga didukung oleh berlimpahnya pasokan batubara, energi matahari, tenaga air dan sumber daya panas bumi.

Upah Minimum Regional : Rp1,75 juta (2013) , Rp1,89 juta (2014).

Jumlah Pencari Kerja : 63.560 jiwa (2013).


*) Katalog Peluang Investasi 19 Provinsi (Profil Indonesia), BKPM.

**) http://www.telkom.co.id

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memberikan dukungan yang luas bagi tumbuhnya investasi. Salah satu bentuk nyata dari dukungan tersebut adalah dibentuknya layanan terpadu dalam konsultasi, pendampingan di lapangan dan penerbitan ijin penanaman modal (untuk saat ini penanaman modal dalam negeri) sebagai bentuk insentif non fiskal yang sangat dibutuhkan oleh investor. Alamat dan nomor telepon kantor pelayanan terpadu tersebut adalah sebagai berikut:


Badan Perijinan Dan Penanaman Modal Daerah (BPPMD) Provinsi Kalimantan Timur

Jl. Basuki Rahmat No. 56 Samarinda 75117

Tel: 0541-743235, 743487

Fax: 0541-736446

Kantor Gubernur Provinsi Kalimantan Timur

Jl. Gadjah Mada No. 2, Samarinda

Telp. 0541-733333

Faks. 0541-741981

Website: http://www.kaltimprov.go.id

Pertanian : Jagung, kedelai, nanas, pisang, ubi jalar, dan ubi kayu.

Perkebunan : Kelapa Sawit, karet, kakao, kopi, kelapa, aren, lada.

Peternakan : Sapi, babi, domba, kambing, kerbau, dan kuda.

Jasa : Wisata alam, wisata budaya.

Perikanan : Perikanan tangkap, budidaya jaring apung, budidaya keramba, budidaya kolam, budidaya laut, budidaya sawah, budidaya tambak.