Kalimantan Selatan


Ibu Kota Propinsi : Banjarmasin.

Batas Wilayah :

Timur: Selat Makassar.

Barat: Provinsi Kalimantan Tengah.

Utara: Provinsi Kalimantan Timur.

Selatan: Laut Jawa.

Letak Geografis : 114 19’ 13” - 116 33’ 28” Bujur Timur dan 1 21’ 49” - 4 10’ 14” Lintang Selatan.

Luas Wilayah : 37.530,52 km2.

Populasi : 3.854.485 jiwa (2013).

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) : Rp34,42 triliun (2012), Rp36,2 triliun (2013).

PDRB per Kapita : Rp19,86 juta (2012), Rp21,44 juta (2013)*

Ekspor : US$8,85 miliar (2013), US$8,03 miliar (2014)**

Impor : US$3,08 miliar (2013), US$2,50 miliar (2014)**


*) Katalog PDRB Kabupaten/Kota di Indonesia 2009 – 2013, Badan Pusat Statistik. Tidak termasuk minyak bumi dan gas.

**) Katalog Statistik Ekspor-Impor Kalimantan Selatan 2014, BPS Provinsi Kalimantan Selatan.

Infrastruktur :

Bandara: Bandara Bersujud, Bandara Gusti Sjamsir Alam, Bandara Syamsudin Noor, Bandara Tanjung Warukin.

Jalan Raya: Jalan Negara (877.44 km), jalan Provinsi (1.056,38 km).

Pelabuhan: Pelabuhan Batu Licin, Pelabuhan Gunung Batu Besar, Pelabuhan Kotabaru, Pelabuhan PT. Arutmin Indonesia, Pelabuhan Trisakti.

Kawasan Industri: Banjar Gawi Makmur (PMDN), Rasmalan Land Jaya.

Transportasi Darat: N/A.

Transportasi Kota: N/A.

Jaringan Komunikasi (Serat Optik & Akses Data) :

Kalimantan Selatan menjadi bagian dari lingkar Kalimantan dalam program pengembangan Nusantara Super Highway. Lingkar Sumatera memiliki panjang 6.664 km, terbentang dari kota Pontianak hingga Tarakan. Pembangunan 6 lingkar Information and Communication Technology (ICT) Nusantara Super Highway di seluruh Indonesia, dimaksudkan mempergunakan konfigurasi Palapa Ring. Palapa Ring sendiri merupakan megaproyek pembangunan tulang punggung (backbone) serat optik yang diinisiasi oleh Pemerintah (Cq. Menkominfo) yang terdiri dari 35.280 km serat optik bawah laut (submarine cable) dan 21.708 km serat optik bawah tanah (inland cable) pada 7 cincin (ring) melingkupi 33 provinsi dan 460 kabupaten. Di Kawasan Timur Indonesia sendiri pembangunan Palapa Ring terdiri dari submarine cable dan inland cable sepanjang 10.812 km yang menghubungkan Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua. Pembangunan bertahap jaringan infrastruktur ICT Nasional yang berbasis optical netwrok platform yang dikenal sebagai Nusantara Super Highway tersebut dimaksudkan guna mendukung program percepatan dan perluasan pembangunan Indonesia serta mendukung tercapainya masyarakat informasi yang modern dan dapat bersaing serta berdaya guna. Diharapkan beberapa tahun mendatang seluruh sistem kabel yang sebelumnya menggunakan material tembaga, akan sepenuhnya digantikan dengan kabel serat optik.*

Kelistrikan :

Total kebutuhan listrik di seluruh wilayah Kalimantan adalah 1,87 GW dan pengadaan listrik sebesar 0,92 GW akan dikelola oleh PLN. Sementara sisanya, 0,95 GW akan ditangani melalui Independent Power Producer (IPP). Pemenuhan kebutuhan listrik nasional ini merupakan bagian dari rencana pengembangan dan pembangunan infrastruktur di bidang energi listrik melalui pengadaan pembangkit listrik sebesar 35 GW selama lima tahun ke depan (2015-2019). Investasi pada bidang ini tentu sangat menguntungkan mengingat biaya tenaga kerja yang kompetitif di Asia, kemitraan yang sukses antara investor dengan PLN lima tahun terakhir dan adanya dukungan Pemerintah Indonesia melalui Daftar Investasi Negara tahun 2014. Selain itu Indonesia juga didukung oleh berlimpahnya pasokan batubara, energi matahari, tenaga air dan sumber daya panas bumi.

Upah Minimum Regional : Rp1,34 juta (2013) , Rp1,62 juta (2014).

Jumlah Pencari Kerja : 13.720 jiwa (2013).

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memberikan dukungan yang luas bagi tumbuhnya investasi. Salah satu bentuk nyata dari dukungan tersebut adalah dibentuknya layanan terpadu dalam konsultasi, pendampingan di lapangan dan penerbitan ijin penanaman modal (untuk saat ini penanaman modal dalam negeri) sebagai bentuk insentif non fiskal yang sangat dibutuhkan oleh investor. Alamat dan nomor telepon kantor pelayanan terpadu tersebut adalah sebagai berikut:

Badan Perizinan Terpadu Dan Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Provinsi Kalimantan Selatan

Jl. Aneka Tambang Trikora Banjarbaru, 70733.

Email: bkpmd@kalselprov.go.id

Kantor Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan

Jl. Jend. Sudirman No.14 Banjarmasin, 70114.

Telp. 0511-3363845, 3352667

Faks. 0511-4364197, 3351187

Website: http://www.kalselprov.go.id

Pertanian : Jagung, kedelai, nanas, pisang, ubi jalar, dan ubi kayu.

Perkebunan : Kelapa Sawit, karet, kakao, kopi, kelapa, aren, cengkeh, jambu mete, jarak,kapuk, kayu manis, kemiri, lada, nilam, pinang.

Peternakan : Sapi, babi, domba, kambing, kerbau, dan kuda.

Jasa : Wisata alam, wisata budaya.

Perikanan : Perikanan tangkap, budidaya jaring apung, budidaya keramba, budidaya kolam, budidaya laut, budidaya sawah, budidaya tambak.