Jawa Barat


Ibu Kota Propinsi : Bandung.

Batas Wilayah :

Timur: Provinsi Jawa Tengah.

Barat: Provinsi Banten.

Utara: Laut Jawa dan DKI Jakarta.

Selatan: Samudera Indonesia.

Letak Geografis : 104o 48 108o 48 Bujur Timur dan 5o 50 7o 50 Lintang Selatan.

Luas Wilayah : 29.276,72 km2.

Populasi : 45.340.799 jiwa (2013).

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) : Rp 364,4 trilun (2012), Rp386,84 triliun (2013).

PDRB per Kapita : Rp21,27 juta (2012), Rp23,6 juta (2013).*

Ekspor : Rp440,62 triliun (2013), Rp528,98 triliun (2014).**

Impor : Rp439,72 triliun (2013), Rp546,61 triliun (2014).**


*) Katalog PDRB Kabupaten/Kota di Indonesia 2009 – 2013, Badan Pusat Statistik.

**) Katalog PDRB Menurut Pengeluaran Jawa Barat 2010 – 2014, Badan Pusat Statistik.

Infrastruktur:

Bandara Udara: Bandara Husein Sastranegara, Bandara Nusa Wiru dan Bandara Penggung. • Jalan Raya: Jalan Negara (1.140,69 km), jalan Provinsi (2.199,18 km) dan jalan Kabupaten/Kota (22.726,67 km).

Pelabuhan: Pelabuhan Astanajayapura, Pelabuhan Bondet, Pelabuhan Brondong Indramayu, Pelabuhan Cirebon, Pelabuhan Gebang, Pelabuhan Indramayu, Pelabuhan Khusus Arjuna Terminal, Pelabuhan Khusus Dadap Juntiyuat Indramayu, Pelabuhan Khusus Pertamina Balongan dan Pelabuhan Pangandaran.

Kawasan Industri: Cibinong Center Industrial Estate, Daya Kencanasia Industrial Park, East Jakarta Industrial Park, Jababeka Industrial Estate-Cikarang, Karawang International Industrial City, Kawasan Industri Gobel, Kawasan Industri Lion, Kawasan Industri Mitra karawang, Kawasan Industri Rancaekek, Kawasan Industri Sentul, Lippo Cikarang, Marunda Center, MM2100 Industrial Town, Patria Manunggal Industrial Estate, Suryacipta City of Industry, Greenland International Industrial City, Kawasan Industri Terpadu Indonesia Cina dan Kota Bukit Indah Industrial City.

Transportasi Darat: N/A

Transportasi Kota: N/A

Jaringan Komunikasi (Serat Optik & Akses Data) :

Jawa Barat dapat disebut sebagai provinsi yang mampu menerapkan indeks kematangan daerah pintar (Smart Region Maturity Index) meliputi alam, struktur, infrastruktur, suprastruktur, dan budaya. Infrastruktur jaringan komunikasi Jawa Barat diperuntukkan bagi pelayanan publik, layanan pengadaan barang dan jasa secara elektronik, hotspot publik, hingga Mobile Community Access Point (M-CAP). Bandung juga telah menerapkan konsep Smart City atau Kota Pintar yang mampu mengobservasi data di lapangan, seperti cuaca atau lalu lintas, melalui internet, yang memungkinkan penanganan dan solusi dini terhadap permasalahan yang muncul di kota Bandung.*

Kelistrikan : N/A

Upah Minimum Regional : Rp1 juta (2014), Rp 1.131.862 (2015).

Jumlah Pencari Kerja : 159.651 orang (2012), 62.965 orang (2013).


*) http://diskominfo.jabarprov.go.id.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan dukungan yang luas bagi tumbuhnya investasi. Salah satu bentuk nyata dari dukungan tersebut adalah dibentuknya layanan terpadu dalam konsultasi, pendampingan di lapangan dan penerbitan ijin penanaman modal (untuk saat ini penanaman modal dalam negeri) sebagai bentuk insentif non fiskal yang sangat dibutuhkan oleh investor. Alamat dan nomor telepon kantor pelayanan terpadu tersebut adalah sebagai berikut:

Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Provinsi Jawa Barat

Jl. Sumatera No. 50, Bandung 40115

Telp: +6222 4237369

Faks: +6222 4237081

Surel: sastiey@yahoo.com

Website: http://bpmpt.jabarprov.go.id

Kantor Gubernur Provinsi Jawa Barat

Jl. Diponegoro No. 22, Bandung

Telp: +6222 4208670 / 4204483

Faks: +6222 4203450

Website: www.jabarprov.go.id

Perkebunan : Kakao, karet, tebu, kopi, kelapa, cengkeh dan teh.

Jasa : Wisata alam dan wisata adat.

Perikanan : Perikanan tangkap, budidaya jaring apung, budidaya keramba, budidaya kolam, budidaya laut, budidaya sawah dan udidaya tambak.

Peternakan : Sapi, babi, domba, kambing, kerbau dan kuda.